Pages

Baca Disini ! Bagaimana Cara Memilih Raket Badminton Yang Berkualitas

Rabu, 27 November 2019


Raket badminton menjadi benda penting bagi setiap pebulutangkis, baik profesional, semi-profesional, maupun amatir. Pemilihan raket yang tak sesuai dengan gaya bermain atau level kemampuan akan mengganggu performa permainan. Maka dari itu, kami akan ajak Anda mengenal lebih jauh tentang cara memilih raket sekaligus memperkenalkan sejumlah raket badminton terbaik yang dapat Anda beli.
Jika selama ini Anda menganggap semua raket badminton atau raket bulu tangkis yang bagus itu sama, sebaiknya Anda baca tulisan ini hingga akhir karena pandangan tersebut tidaklah benar. Setiap raket badminton memiliki spesifikasi berbeda. Setiap brand terkenal menciptakan raket badminton yang bagus dengan kriteria yang menyesuaikan gaya atau kemampuan bermain setiap orang.
Cara Memilih Raket Badminton
Agar lebih jelas lagi, kami akan memulai pembahasan pertama dengan cara memilih raket badminton yang benar. Raket yang tepat akan membantu Anda menjadi bintang lapangan. Tanpa panjang lebar, setidaknya berikut ini poin-poin yang mesti Anda tinjau saat ingin membeli badminton racket.
Periksa dan Tanyakan Berat dari Setiap Raket yang Hendak Dibeli
Pada bagian bawah raket atau yang biasa disebut handle umumnya terdapat keterangan berat raket yang ditandai dengan logo seperti huruf U. Selain itu, ukuran berat raket juga kerap ditulis bersama ukuran lingkar pegangan raket, semisal 3UG5. berapakah berat raket yang ideal? Menurut para pakar sendiri untuk berat raket yang ringan akan memaksimalkan permainan Anda karena tidak terbebani oleh frame yang cukup berat. Kebanyakan raket badminton anti patah memiliki bobot 3U, 4U, 5U, dan 6U. Pilihlah raket yang menurut Anda cukup ringan. Sedangkan raket yang berat, misalnya jenis U dan 2U biasa dipakai oleh para coach untuk melatih kekuatan pergelangan tangan dan otot lengan bawah. Hindari pemakaian raket yang terlalu berat karena dapat menyebabkan cedera di lengan atau bahu Anda.
Pahami Bedanya Tarikan Senar Tinggi dan Rendah
Setelah mengetahui perihal bobot raket, Anda juga perlu mengetahui reaksi shuttlecock dan lengan Anda terhadap tarikan pada senar. Senar raket badminton atlet Indonesia yang tinggi dan juga yang rendah memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Senar Raket Tarikan Tinggi
Semakin besar atau tinggi tarikan senar, maka kontrol terhadap shuttlecock akan lebih baik dibandingkan tarikan senar yang rendah. Senar dengan tarikan tinggi berarti menyebabkan shuttlecock saat mengenai kepala raket akan mengalami kontak yang relatif singkat. Ini berarti tak memerlukan energi lebih saat ingin mengembalikan pukulan smash dari pemain lawan. Kelebihan lain dari senar raket badminton terbagus bertarikan tinggi yaitu mendukung permainan Anda di depan net (netting). Biasanya ini akan membantu permainan pada ganda campuran dimana salah satunya memiliki keahlian bermain cepat di depan bibir net. Meski demikian, tarikan senar yang tinggi memerlukan upaya lebih besar saat ingin melakukan pukulan panjang. Jenis ini juga memberikan beban lebih pada pergelangan tangan dan lengan.
Senar Raket Tarikan Rendah
Ketika tarikan senar terlalu rendah, maka respon shuttlecock dengan senar akan lebih panjang. Ini berarti terjadi kesulitan saat ingin mengontrol pergerakan shuttlecock. Namun, tarikan yang rendah pada senar tak memerlukan power lebih saat ingin melakukan pukulan jauh atau tinggi hingga garis belakang lapangan, sedangkan pada tarikan tinggi akan sulit melakukan ini kecuali pemain punya power pukulan yang kuat. Risiko senar putus juga semakin kecil terjadi. Meski membantu dalam menciptakan pukulan jauh tanpa effort lebih, raket dengan senar tarikan rendah jarang digunakan semisal coach ingin melatih power pemain. Selain itu, tarikan rendah juga cukup menyulitkan dalam hal placing atau penempatan jatuh bola, berbeda dengan senar bertarikan kencang yang mana lebih akurat dan enak saat ingin menjatuhkan shuttlecock sesuai posisi yang diinginkan.
Pilihlah Tarikan Senar yang Pas, Lebih Tinggi Tak Selalu Lebih Baik
Kecepatan dan kekuatan pukulan Anda dapat dijadikan referensi untuk menentukan berapa tarikan senar yang sesuai agar performa Anda di lapangan lebih maksimal. Dikutip dari sebuah situs resmi di Indonesia, bahwa setiap individu menggunakan tarikan senar yang berbeda-beda, namun kesimpulannya sendiri berkisar antara 22 – 26 atau 25 – 29 lbs. Cara termudah dan tidak memerlukan biaya untuk pengetesan ini yang dapat Anda lakukan adalah meminjam raket teman Anda. Jika Anda merasa cocok atau justru tidak nyaman saat memakainya, tanyakan berapa tarikan yang teman Anda terapkan pada raket tersebut. Ini akan membantu Anda menentukan angka tarikan yang tepat untuk raket Anda nantinya.
Cek Kelenturan Gagang atau Batang Raket (Stiffness of Shaft)
Senar memang menjadi salah satu komponen terikat yang penting untuk diperhatikan. Akan tetapi, elemen lain yang juga tak kalah penting yakni kelenturan gagang atau stiffness of shaft-nya. Setidaknya ada tigak macam stiffness dari sebuah gagang raket, yaitu medium (fleksibel), stiff (limited flexibility), dan extra stiff (minimum flexibility).
Medium (Fleksibel). Pada tipe ini, kekuatan dan kelenturan gagang raket badminton yang ringan dan bagus akan bergantung pada pergelangan tangan pemain. Semakin kuat pergelangan tangannya, maka daya tolak yang dihasilkan ketika shuttlecock menyentuh permukaan raket akan semakin besar. Tipe ini cocok untuk karakter permainan bertahan dari segala jenis serangan.
Stiff (Limited Flexibility). Tipe stiff memiliki fleksibilitas tangkai yang terbatas, namun tetap bergantung dari power pergelangan tangan pemain. Berbeda dengan tipe medium, raket badminton dengan kelenturan gagang yang terbatas akan memindahkan tenaga lebih cepat dari pergelangan tangan menuju tangkai dan kepala raket. Tipe ini lebih cocok untuk karakter permainan beratahan dan menerang.
Extra-stiff (minimum flexibility). Ini adalah karakter tangkai raket yang kaku sehingga energi yang dikirim dari pergelangan tangan menuju raket berjalan begitu cepat. Raket tipe ini cocok untuk tipe bermain cepat, seperti saat beradu kecepatan dekat net. Tipe ini juga dapat menghasilkan pukulan smash yang mengarah langsung ke tubuh pemain lawan atau pukul drop ke titik tertentu. Meski terkesan superior, raket tipe ini hanya bisa maksimal pada tangan-tangan pebulutangkis profesional.
Pilih Bentuk Frame Kepala Raket Isometrik atau Oval?
Dahulu banyak pabrikan sendiri merilis raket badminton terbaik di dunia dengan bentuk kepala isometrik dan oval. Isometrik berarti frame kepala memiliki bentuk mendekati persegi sedangkan yang bentuknya oval juga kerap disapa frame konvensional. Berikut perbedaan singkat dari kedua bentuk frame kepala raket ini :
Isometrik. Terdapat banyak titik-titik pukulan yang baik pada bantalan senar yang lebih luas. Dengan raket ber-frame isometrik, Anda akan memperoleh kesempatan untuk menciptakan pukulan-pukulan yang cantik dan unik.
Oval. Bentuk kepala oval memiliki lebih sedikit spot untuk melakukan pukulan yang ideal. Saat ini sudah sangat jarang ditemui raket badminton dengan frame kepala berbentuk oval, rata-rata produsen merilis kepala isometrik karena dinilai lebih cocok untuk level kemampuan setiap individu.
Beli Raket Bulu Tangkis Berkualitas di Toko olahraga Ilotte
Meski bisa memperoleh raket bulutangkis yang murah, namun jaminan mutunya pun harus juga jelas. Dengan kata lain, produk itu harus asli dan bisa diperoleh di tempat terpercaya. Toko alat olahraga Ilotte merupakan tempat terbaik dan direkomendasikan. Setiap pembelian raket ini pun berhak mendapatkan bonus mulai dari tas kulit, senar, plastik bening, grip, dan beberapa lainnya tergantung dari merek yang dibeli. Pembelian raket ini langsung saja dengan mengakses website. Pilih produk mana yang hendak diambil dan tuntaskan transaksi melalui transfer ke rekening bank. Setelah beberapa hari, produk sudah sampai di alamat tujuan. Mudah kan? Mari segera tengok situs belanja online di Toko olahraga Ilotte, dan pilih dan miliki barang idaman Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS