Pages

Efek Samping yang Ditimbulkan Obat Agar Tidak Hamil

Minggu, 19 Mei 2019

foto:blibli.com

Banyak wanita yang memilih untuk mengonsumsi obat atau pil KB, untuk bisa mencegah kehamilan. Pil KB ini bekerja dengan memproduksi hormon seks, baik estrogen maupun progestin, sehingga keseimbangannya dalam tubuh jadi terganggu. Namun, dibalik perannya ini, ternyata pengonsumsian obat agar tidak hamil menimbulkan beberapa efek samping.
1.    Payudara Terasa Penuh dan Nyeri
Pengonsumsian pil KB dapat menyebabkan payudara Anda terasa penuh dan nyeri. Namun, Anda tak perlu khawatir karena biasanya efek ini hanya akan bertahan selama beberapa minggu awal mengonsumsi pil. Jika ternyata rasa nyeri masih bertahan setelah beberapa minggu, sebaiknya Anda memeriksakan kondisi langsung dengan dokter.
2.    Flek
Munculnya flek saat mengonsumsi pil KB bukan berarti obat ini tidak berfungsi. Flek normal untuk timbul pada 3 bulan pertama pengonsumsian pil. Terjadinya flek disebabkan karena tubuh Anda sedang beradaptasi dengan level hormon yang berbeda dalam tubuh. Flek dianggap tidak normal, jika munculnya secara berturut-turut selama 3 hingga 5 hari.
3.    Gairah Seks yang Berkurang
Hormon estrogen dan progestin yang terkandung dalam pil KB, dapat menyebabkan gairah untuk melakukan hubungan intim jadi berkurang. Jika ini terus-terusan terjadi, bisa-bisa keharmonisan Anda dengan pasangan pun jadi terganggu. Konsultasikan kondisi Anda kepada dokter, jika gairah seks Anda benar-benar menurun drastis.
4.    Keputihan
Obat agar tidak hamil dapat menyebabkan bertambahnya atau berkurangnya intensitas keputihan yang Anda alami. Kondisi ini dianggap normal, jika keputihan yang timbul tidak mengalami perubahan warna atau aroma. Jika area kewanitaan Anda terasa kering dan menimbulkan rasa sakit saat berhubungan, Anda bisa menggunakan cairan pelumas.

5.    Mual
Pil KB dapat memicu rasa mual, terutama di masa-masa awal pengonsumsiannya. Rasa mual cenderung ringan dan bisa hilang dengan sendirinya. Untuk menghindarinya, Anda bisa mengonsumsi pil KB bersamaan dengan makanan. Mengonsumsinya menjelang tidur juga dianjurkan, agar mual tak terasa saat Anda beraktivitas di siang hari.
6.    Mood yang Tak Stabil
Jangan heran jika Anda tiba-tiba saja menjadi sangat sensitif, setelah mengonsumsi pil KB. Penelitian menunjukkan bahwa pengonsumsian pil KB dapat menyebabkan perubahan pada mood dan bahkan meningkatkan risiko depresi. Jika perubahan mood terlalu drastis dan mempengaruhi aktivitas Anda, sebaiknya Anda mengganti dosis pil KB menjadi lebih ringan.
7.    Sakit Kepala
Makin tinggi dosis yang terkandung dalam pil KB, maka akan semakin tinggi risiko Anda mengalami sakit kepala dan migrain setelah mengonsumsinya. Kondisi ini dipengaruhi hormon yang dikandung pil KB. Jika sekiranya sakit kepala yang Anda rasakan begitu menyakitkan, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter terkait dosis pil KB yang cocok untuk Anda.
Obat agar tidak hamil bukannya tak memiliki efek samping yang ditimbulkan. Anda bisa saja merasa mual, lebih sensitif, dan tak bergairah melakukan hubungan intim. Jika efek yang ditimbulkannya terasa sangat mengganggu, mungkin Anda harus memilih jenis kontrasepsi lain. Anda bisa mencari referensi alat kontrasepsi lain tersebut di magazine orami.co.id.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS